Mengenal Penyakit Tuberkulosis

Sejarah Tuberkulosis adalah telah ada selama ribuan tahun dan masih menjadi masalah kesehatan global utama dan di tahun 2015. Penyakit ini adalah salah satu dari 10 penyebab kematian di seluruh dunia. Tahun 2016, badan dunia WHO merilis bahwa Indonesia adalah salah satu dari 6 Negara yang menyumbang 60 % TBC di seluruh dunia.

Tuberkulosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang bernama Mycobacterium Tuberculosis (M.Tb). Bagi masyarakat Indonesia sering kali kita singkat menjadi TB atau TBC.

Bagaimana Penyebarannya

Siapapun bisa terkena TBC. Seseorang dapat terkena melalui batuk, bersin, atau berbicara, tertawa atau ketika bernyanyi karena kuman TBC dapat mengeluarkan melalui udara. Siapapun yang dekat dengan seorang yang mengidap TBC dapat terhirup kuman ke paru-paru mereka. Dan yang masih menjadi pembicaraan adalah apakah TBC dapat tertular melalui berjabat tangan ? sebenarnya adalah anda tidak dapat tertular TBC hanya dari berjabat tangan atau dari makanan, piring, gelas atau benda bekas yang digunakan oleh penderita TBC.

Tuberkulosis atau TB

Saat kuman TBC masuk ke tubuh, kuman tersebut akan “tertidur.” “Tidurnya” Kuman TBC ini tidak akan menyakiti tubuh anda atau membuat anda sakit. Hal ini disebut adalah “infeksi TB laten”. Infeksi ini dapat bertahan dalam waktu singkat atau bertahun-tahun, anda dapat menderita sakit TBC saat kuman “terbangun” dan mulai tumbuh dan melukai tubuh anda. Dan ini yang disebut sebagai penyakit TB aktif.

Gejala TBC

Ketika kuman “terbangun” beberapa gejala dapat diketahui seperti :

  • Mudah mengalami kelelahan
  • Berkeringat malam
  • Demam
  • Panas dingin
  • Batuk yang berlangsung tiga minggu atau lebih
  • Batuk mengeluarkan darah
  • Nyeri dada, atau nyeri ketika batu atau bernapas
  • Penurunan berat badan yang cepat
  • Kehilangan selera makan

Komplikasi

Tanpa pengobatan, tuberkulosis bisa berakibat fatal. Penyakit aktif yang tidak diobati biasanya menyerang paru-paru Anda, namun bisa menyebar ke bagian lain tubuh melalui aliran darah Anda. Contoh komplikasi tuberkulosis meliputi:

  • Sakit tulang belakang.
  • Nyeri punggung dan kekakuan adalah komplikasi tuberkulosis yang umum.
  • Kerusakan sendi.
  • Artritis tuberkulosis biasanya menyerang pinggul dan lutut.
  • Pembengkakan selaput yang menutupi otak Anda (meningitis). Hal ini dapat menyebabkan sakit kepala yang berlangsung lama atau terputus-putus yang terjadi selama berminggu-minggu.
  • Masalah hati atau ginjal. Hati dan ginjal Anda membantu menyaring limbah dan kotoran dari aliran darah Anda. Fungsi ini menjadi terganggu jika hati atau ginjal terkena tuberkulosis.
  • Gangguan jantung. Walaupun hanya pada kasus tertentu, tuberkulosis dapat menginfeksi jaringan yang mengelilingi jantung Anda, menyebabkan pembengkakan dan peningkatan cairan yang dapat mengganggu kemampuan jantung Anda untuk memompa secara efektif. Kondisi ini, disebut tamponade jantung dan bisa berakibat fatal.

Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan kewaspadaan terhadap bahaya penyakit TB.

Terima Kasih.

Yuldan